Bakal Buka Konter di Bandara, Batik Majalengka Ikut Festival BIJB - Warta 24 Jawa Barat
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Bakal Buka Konter di Bandara, Batik Majalengka Ikut Festival BIJB

Bakal Buka Konter di Bandara, Batik Majalengka Ikut Festival BIJB

Salah satu peserta festival, Galeri Batik Herty Elit membuka stan di kawasan BIJB, kemarin (25/11). Foto: Al Muaras/Radar Majalengka MAJALENGKA â€" Salah sat…

Bakal Buka Konter di Bandara, Batik Majalengka Ikut Festival BIJB

Salah satu peserta festival, Galeri Batik Herty Elit membuka stan di kawasan BIJB, kemarin (25/11). Foto: Al Muaras/Radar Majalengka

MAJALENGKA â€" Salah satu pelaku usaha yang sangat mengapresiasi Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) adalah Galery Herty Elit yang memproduksi batik khas Kabupaten Majalengka. Pemilik Galery Herty Elit, Uti Sayuti SPd menyebut, kehadiran bandara di Kertajati membawa angin segar bagi pertumbuhan produksi batik khas Majalengka.

“Kami berencana ingin membuka konter khusus di lokasi bandara. Sehingga, pengunjung bisa membeli oleh-oleh, tak terkecuali batik khas Majalengka,” ujar istri Maestro Heri Suhersono kepada Radar di sela mengikuti Festiv al BIJB kemarin (25/11).

Dijelaskan guru SMPN Sumber Jaya ini, Galeri Batik Herty Elit di Desa Karyamukti, Kecamatan Panyingkiran, terus mengembangkan dan memasarkan batik khas Kabupaten Majalengka karya Heri Suhersono. Uti menyebut, ada sekitar 30 motif batik karya Heri Suhersono dan 18 batik khas Majalengka yang telah dipatenkan. Di antara motif yang kini mulai dikenalkan dan diproduksi banyak adalah motif Beunteur dan Mancing atau Nguseup. Dalam motif Ngusuep, bila diteliti oleh seniman, akan nampak seseorang yang tengah memancing ikan dengan warna batik merah yang cerah. Sedangkan motif batik Beunteur, merupakan motif ikan Beunteur yang kecil-kecil dengan warna kehijauan variasi putih dan bintik merah.

“Harga bahan motif batik di Herty Elit mulai Rp75 ribu hingga jutaan,” ujarnya.
Biasanya, Galeri Batik Herty Elit banyak dikunjungi pada hari Jumat dan Sabtu. Saat ini, banyak pegunjung yang memesan motif batik khas Gedong Gincu, Nyi Rambut Kasih dan Bu ah Maja.

Disamping motif batik yang sudah dikenal, ada juga motif batik yang mengangkat nama tokoh Majalengka. Yakni motif Bagus Rangin. Diakuinya, karena kondisi Heri Suhersono sedang dalam pemulihan dari sakit, maka kerap berada di Desa Enggalwangi, Kecamatan Palasah.
Dari pantauan Radar, galeri batik yang berada di seberang kantor Pengadilan Agama Majalengka tersebut juga menyediakan motif batik selain khas Majalengka. Termasuk baju batik yang sudah jadi dengan harga terjangkau. (ara)

Sumber: Google News | Warta 24 Majalengka

Tidak ada komentar