Mengaku LSM, Pria di Bekasi Peras Distributor Tabung Gas 3 Kg - Warta 24 Jawa Barat
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Mengaku LSM, Pria di Bekasi Peras Distributor Tabung Gas 3 Kg

Mengaku LSM, Pria di Bekasi Peras Distributor Tabung Gas 3 Kg

Senin 27 November 2017, 17:22 WIB Mengaku LSM, Pria di Bekasi Peras Distributor Tabung Gas 3 Kg Edward Febriyatri Kusuma - detikNews Polisi mer…

Mengaku LSM, Pria di Bekasi Peras Distributor Tabung Gas 3 Kg

Senin 27 November 2017, 17:22 WIB Mengaku LSM, Pria di Bekasi Peras Distributor Tabung Gas 3 Kg Edward Febriyatri Kusuma - detikNews Mengaku LSM, Pria di Bekasi Peras Distributor Tabung Gas 3 KgPolisi merilis kasus pemerasan terhadap distributor tabung gas 3 kg di Bekasi (Foto: Edward Febriarti Kusuma/detikcom) Bekasi - Polsek Bantar Gebang menangkap pelaku pemerasan di Sumur Batu, Kota Bekasi, berinisial AK (38). AK memeras distributor gas elpiji 3 kg dengan dalih pelanggaran UU Migas.
"Pelaku AK (38) mengaku anggota LSM di Kota Bekasi, dia mendatangi distributor gas 3 kg di Sumur Batu," ujar Kanit Reskr im Bantar Gebang AKP Supriyanto di kantornya, Jalan Raya Narogong, Bantar Gebang, Kota Bekasi, (27/11/2017).
Dia mengatakan pelaku bersama dua temannya dari ormas dan oknum wartawan mendatangi korban. Tanpa basa-basi pelaku langsung memeras korban.
"Korban juga ditakuti-takuti telah melanggar UU Migas pasal 55, dengan ancaman 9 tahun penjara dan denda miliaran rupiah. Pelaku meminta uang Rp 10 juta agar usahanya tidak dilaporkan ke pihak berwajib," paparnya.
Supriyanto menjelaskan lantaran takut dilaporkan ke polisi, korban lalu menyanggupi permintaan pelaku. Korban akhirnya melapor karena pelaku terus memaksa.
"Korban memberikan uang muka sebesar Rp 300 ribu. Tapi, lama-lama korban curiga karena permintaan pelaku selalu bernada maksa. Akhirnya korban lapor polisi," katanya.
Anggota Polsek Bantar Gebang lalu melakukan penyelidikan di lapangan setelah korban melapor. Pelaku diketahui pernah menjalankan modus operandi serupa di dua lokasi lainny a.
Polisi masih mencari 2 pelaku pemerasan lainnyaPolisi masih mencari 2 pelaku pemerasan lainnya (Foto: Edward Febriarti Kusuma/detikcom)

"Dari hasil pemeriksaan ini yang ketiga kali mereka lakukan, sebelumnya pengusaha-pengusaha di daerah Cileungsi, Bogor," katanya.
Supriyanto menjelaskan atas tindakannya AK dijerat pasal 368 KUHP, dengan ancaman 9 tahun penjara. Sedangkan 2 pelaku lain masih dalam pengejaran anggota di lapangan.
"Saat ini kita sedang memburu pelaku lain," tandasnya.
(edo/jbr)Sumber: Google News | Warta 24 Bekasi

Tidak ada komentar