WARTA 24 JAWA BARAT

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Pilkades Serentak di Tasikmalaya: Dianggarkan 15 Juta Panitia ...

Posted by On 23.00

Pilkades Serentak di Tasikmalaya: Dianggarkan 15 Juta Panitia ...

Pilkades Serentak di Tasikmalaya: Dianggarkan 15 Juta Panitia Malah Nombok 15 Juta
Seorang Pemilih sedang memasukan surat suara

TASIKMALAYA (CAMEON), Pemilihan Kepala Desa Serentak di Kabupaten Tasikmalaya ternyata menyimpan segudang permasalahan, selain sistem administrasi yang terganjal Perbup panitia juga mengeluhkan anggaran yang sangat minim.

BACA : Terganjal Ketentuan Perbup Sejumlah Warga Gagal Memilih, dan Pulang Menggerutu

Seperti yang dikeluhkan oleh salah seorang ketua panitia Pilkades di Kecamatan Singaparna, pihaknya mengaku hanya menerima 13.800.000 dari alokasi 15.000.000 yang di janjikan pemerintah.

Alih-alih mendapatkan alokasi honor untuk 14 anggotanya yang akan menyelenggarakan Pilkades dengan 5 Calonnya pada Senin (27/11) sang ketua terpaksa harus mengeluarkan kocek dan urunan pribadi warga guna menutupi kekurangan biaya operasional dan sewa gedung yang totalnya mencapai 15.000.000.

“Boro-boro untuk alokasi honor pak, yang ada kami tekor dan terpaksa kami gunakan kas desa dan urunan warga bayangin aja realisasi kegiatan hingga mencapai 35 juta, untuk sewa panggung sound system pencetakan surat suara dan biaya operasional lainnya,” ujar Iis Kuswara Ketua Pilkades Cintaraja.

Selain itu mepetnya anggaran saat dikucurkan membuat panitia kalang kabut dalam menata pengeluaran anggaran yang sudah di jadwalkan.

“Anggaran datang hari Rabu sementara pelaksanaan hari senin jadi ya sangat mepet dalam mengatur keuangan terutama pengeluaran untuk pembelian operasional dan ala t-alat adminsitratif lainnya,” tambahnya.

Hal ini juga diakui Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya Abdul Kodir usai memimpin apel gabungan pengamanan Pilkades Jumat lalu , Kodir menegaskan bahwa panitia bisa menggunakan semaksimal mungkin anggaran yang diberikan pemerintah, kalaupun panitia merasa kekuarangan pihaknya membolehkan menggunakan dana APBdes masing masing.

“Sejatinya ada atau tidak ada uang masyarakat harus berpertisipasi penuh dalam upaya membangun kepemimpinan didaerahnya jangan terpaku sama anggaran saja ya kalaupun kurang bisa gunakan APBdes ” ungkap Abdul Kodir. (dzm)

Print Friendly, PDF & EmailSumber: Google News | Warta 24 Tasikmalaya

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »