Wakil PM Tiongkok Jenguk Panda Cai Tao dan Hu Chun di Taman ... - Warta 24 Jawa Barat
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Wakil PM Tiongkok Jenguk Panda Cai Tao dan Hu Chun di Taman ...

Wakil PM Tiongkok Jenguk Panda Cai Tao dan Hu Chun di Taman ...

BOGOR, KOMPAS.com - Wakil Perdana Menteri Tiongkok Madame Liu Yandong meninjau langsung kondisi sepasang giant panda, Cai Tao dan Hu Chun, yang dititipkan di kebun b…

Wakil PM Tiongkok Jenguk Panda Cai Tao dan Hu Chun di Taman ...

BOGOR, KOMPAS.com - Wakil Perdana Menteri Tiongkok Madame Liu Yandong meninjau langsung kondisi sepasang giant panda, Cai Tao dan Hu Chun, yang dititipkan di kebun binatang Taman Safari Indonesia, Cisarua, Puncak, Bogor, Jawa Barat, Minggu (26/11/2017).

Usai memberikan sambutan, Liu bersama rombongan langsung melangkahkan kakinya menuju Istana Panda, tempat Cai Tao dan Hu Chun tinggal.

Liu tampak tertawa saat melihat tingkah laku satwa endemik negeri Tirai Bambu itu. Sambil memegang kamera, ia langsung membidik panda tersebut.

"Tempat ini luar biasa, beda dengan yang ada di sana (Tiongkok)," kata Liu.

Kehadiran Liu di Taman Safari pun mengundang perhatian pengunjung di sana. Tak sedikit dari mereka ikut mengabadikan gambar kedatangan Liu ke kebun binatang yang juga tempat konservasi satwa.

Dalam kunjungannya tersebut, Liu juga men andatangani prasasti kerja sama konservasi giant panda antara pemerintah Tiongkok - Indonesia. Liu berharap, melalui kerja sama ini dapat membawa hubungan baik antar keduabelah negara.

"Saya sangat senang bisa datang ke sini untuk menghadiri kerja sama konservasi ini. Konservasi antarkedua negara adalah simbol yang sangat penting. Hubungan ini semoga akan terus baik ke depan," ucap Liu.

Baca juga : Tak Kalah Menggemaskan, Ini Saudara Dekat Panda Raksasa di Taman Safari

Liu menjelaskan, pada 2015, pemerintah Indonesia dan Tiongkok sudah mendirikan mekanisme pertukaran kebudayaan melalui penitipan sepasang giant panda tersebut.

Dia meyakini, kehadiran Cai Tao dan Hu Chun dapat menjadi ikon dan dicintai oleh rakyat Indonesia.

"Saya waktu itu dengan Ibu Puan Maharani menyaksikan penandatanganan MoU konservasi panda. Dan setelah persiapan setahun ini, giant panda datang ke Indonesia dengan membawa persahabatan dari rakyat Tiongkok," tuturnya.

Direktur Taman Safari Indonesia Jansen Manansang mengatakan, pihaknya menyambut baik atas kunjungan dan peninjauan resmi dari pemerintahan Republik Rakyat Tiongkok.

Dia berharap, kepercayaan breeding loan untuk konservasi giant panda yang diberikan oleh pemerintah Tiongkok menjadi awal dari berbagai kerja sama strategis antara Indonesia dan Tiongkok dalam rangka memajukan ilmu pengetahuan konservasi satwa ke depannya.

Baca juga : Uniknya Rumah Sakit Panda di Taman Safari Indonesia

“Taman Safari Indonesia bangga bisa membuktikan kredibilitas sebagai lembaga konservasi di Indonesia yang ditunjuk oleh pemerintah Tiongkok untuk menjaga kelestarian satwa penting dunia seperti giant panda ini," kata Jansen.

"Berbagai proses dalam memastikan adaptasi sepasang panda dan juga operasional semua fasilitas dari edukasi hingga rekreasi untuk pengunjung telah dilaksanakan dan dengan ini Istana Panda Indonesia telah siap," sa mbungnya.

Jansen menuturkan, peminjaman sepasang giant panda asal Tiongkok itu berlaku sampai 10 tahun ke depan. Namun, kata Jansen, dari hasil perbincangannya dengan Liu, kemungkinan akan terus berlanjut melihat kondisi panda-panda itu siap untuk dikembangbiakkan.

"Panda ini sudah waktunya kawin. Usianya tujuh tahun, tapi kita masih mau meneliti dulu," ujarnya.

Di Asia, lanjut dia, Taman Safari merupakan tempat yang terbaik untuk pengembangbiakan panda, selain di negara asalnya. Selain itu, bentuk kandang yang dibuat megah menambah nilai lebih.

"Beliau mengatakan tempat ini betul-betul bagus. Semoga dengan adanya panda ini, level kita akan terangkat di level internasional," ujarnya.

Baca juga : Ini Panda Cai Tao dan Hu Chun, Mana yang Paling Menggemaskan?

Cai Tao dan Hu Chun resmi tiba di Indonesia pada akhir September 2017. Kedua satwa ini telah selesai menjalani masa karantina yang sukses di Taman Safari Bogor dan dila njutkan dengan masa penyesuaian (trial opening) guna memastikan optimalnya adaptasi kedua satwa panda dan juga persiapan operasional.

Kompas TV Wo Long memiliki 272 ekor panda. Angka ini sangat signifikan dibanding tahun 1983 kala Wo Long hanya punya 6 panda. Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
  • Panda Raksasa dari China

Berita Terkait

Punya Kebiasaan Buruk Berjalan Mundur, Panda Ini Bakal Dikawinkan

Diplomasi Panda Tirai Bambu di Indonesia

Kedatangan Panda Raksasa, Simbol Kedekatan Hubungan Indonesia-China

Ini Syarat Tempat Tinggal Panda dari China di Taman Safari Indonesia

Dua Panda yang Didatangkan dari China adalah Sepasang Kekasih

Terkini Lainnya

Klasemen Akhir F1 2017, Mercedes Tutup Musim dengan Apik

Klasemen Akhir F1 2017, Mercedes Tutup Musim dengan Apik

Olahraga 27/11/2017, 02:35 WIB Survei Poltracking: 57,9 Persen Responden Pilih Jokowi pada 2019

Survei Poltracking: 57,9 Persen Responden Pilih Jokowi pada 2019

Nasional 26/11/2017, 23:47 WIB Cak Imin: Pemerintah Punya PR Sempurnakan Administrasi Kependudukan

Cak Imin: Pemerintah Punya PR Sempurnakan Administrasi Kependudukan

BrandzView 26/11/2017, 23:44 WIB Kecam Bom Masjid di Mesir, PPP Minta PBB dan OKI Turun Tangan

Kecam Bom Masjid di Mesir, PPP Minta PBB dan OKI Turun Tangan

Nasional 26/11/2017, 23:32 WIB Diarak Naik Jip, Cak Imin Diangkat Jadi Warga Kehormatan Arema...

Diarak Naik Jip, Cak Imin Di angkat Jadi Warga Kehormatan Arema...

BrandzView 26/11/2017, 23:16 WIB Di Pilkada Jawa Barat, PKS Tunggu Gerindra hingga Awal Desember

Di Pilkada Jawa Barat, PKS Tunggu Gerindra hingga Awal Desember

Nasional 26/11/2017, 23:14 WIB Anies Baswedan: Lapangan Monas Milik Rakyat

Anies Baswedan: Lapangan Monas Milik Rakyat

Megapolitan 26/11/2017, 23:05 WIB Kepuasan Publik Terhadap DPR Paling Buncit

Kepuasan Publik Terhadap DPR Paling Buncit

Nasional 26/11/2017, 22:39 WIB Di Hadapan Massa Tausiyah, Sandiaga Umumkan Monas Boleh Digunakan Acara Keagamaan

Di Hadapan Massa Tausiyah, Sandiaga Umumkan Monas Boleh Digunakan Acara Keagamaan

Megapolitan 26/11/2017, 22:03 WIB Terkait Penanganan Politik Uang dalam Pilkada, Bawaslu Koordinasi dengan KPK

Terkait Penanganan Politik Uang dalam Pilkada, Bawaslu Koordinasi dengan KPK

Nasional 26/11/2017, 21:26 WIB Bandara Lombok Ditutup, 16 Penerbangan Dibatalkan

Bandara Lombok Ditutup, 16 Penerbangan Dibatalkan

Regional 26/11/2017, 21:24 WIB 'Harusnya Sekolah, biar Nasibnya Tidak seperti Saya...'

"Harusnya Sekolah, biar Nasibnya Tidak seperti Saya..."

Megapolitan 26/11/2017, 21:14 WIB Apriyani Sadar Dirinya Menjadi Incaran

Apriyani Sadar Dirinya Menjadi Incaran

Olahraga 26/11/2017, 20:47 WIB Gunung Agung Keluarkan Suara Dentuman, Terdengar sampai Radius 12 Km

Gunung Agung Keluarkan Suara Dentuman, Terdengar sampai Radius 12 Km

Regional 26/11/2017, 20:45 WIB Anies-Sandi dan Para Ulama Naik TransJakarta ke Dalam Monas

Anies-Sandi dan Para Ulama Naik TransJakarta ke Dalam Monas

Megapolitan 26/11/2017, 20:41 WIB Load MoreSumber: Google News | Warta 24 Bogor

Tidak ada komentar